Syarat & ketentuan |Pedoman |Redaksi |Kontak Kami
Kesehatan
Perempuan Lebih Rentan Terkena Osteoporosis
Senin, 4 November 2013 09:55 WIB

RANAHBERITA--Risiko osteoporosis (tulang rapuh) di Indonesia cukup tinggi terutama bagi kaum perempuan, karena mereka memiliki gaya hidup tidak aktif, kurang mengonsumsi produk kaya kalsium dan hanya sedikit yang berolahraga.

"Karena itu masyarakat Indonesia harus mendapat edukasi mengenai osteoporosis dan pencegahannya dengan mengonsumsi makanan dan minuman berkalsium tinggi," kata Direktur Utama PT Brand Indonesia, Paul Richards dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu(03/11/2013).

Hadir dalam program komitmen Jakarta Bebas Osteoporosis, Menpora Roy Suryo dan Deputi Budaya dan Pariwisata Provinsi DKI Jakarta, Dr H Sylviana Murni. Paul mengatakan, berdasarkan data Kementerian Kesehatan pada 2005, dua dari lima orang berisiko terkena osteoporosis, karena itu Fonterra bersama Pemda DKI Jakarta berusaha melakukan edukasi seperti Workshop kader PKK dari enam wilayah DKI Jakarta, melakukaN "Bone Scan" di Puskesmas, dan peduli Osteoporosis di setiap kelurahan.

"Upaya ini dilakukan agar Jakarta bebas osteoporosis dengan melakukan kampanye Kegiatan Generasi bergerak - dua minggu untuk Indonesia lebih kuat," katanya. Menurutnya, program komitmen Jakarta Bebas Osteoporosis diperkirakan akan dapat mendorong implementasi program serupa di daerah-daerah lain di Indonesia dapat dilakukan lebih baik.

"Kami optimis dapat mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih baik, sehat dan bebas osteoporosis," ujarnya. Apabila program komitmen Jakarta Bebas Osteoporosis berhasil, lanjut Paul, maka Fonterra brand Indonesia, akan melakukan hal serupa di berbagai daerah Indonesia seperti Bali, Batam, Surabaya, Bandung, Medan, dan PekanBaru.

"Kami akan melakukan kampanye program tersebut, setelah Jakarta dinilai berhasil melakukan program yang dicanangkan tersebut," tuturnya. Menurutnya, program komitmen Jakarta Bebas Osteoporosis 2013 merupakan proyek percontohan dari komitmen daerah untuk pencegahan osteoporosis.

"Program ini meliputi pelatihan kepada tenaga kesehatan dengan koordinasi bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Program ini didukung oleh Fonterra Brands Indonesia, bekerja sama dengan Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (Perosi), Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatus) dan Pemerintah Daerah Dinkes dan PKK," ujarnya.

Sementara itu Direktur Pemasaran PT Brands Indonesia, Vienno Monintja mengatakan kampanye kegiatan generasi bergerak-dua Minggu untuk Indonesia lebih kuat mendorong kaum perempuan memiliki pengetahuan dan gaya hidup yang bisa menjadi contoh anggota keluarga.

Karena untuk membangun Indonesia lebih kuat dibutuhkan generasi yang kuat dan ibu merupakan penggerak pencegahan osteoporosis. "Kampanye ini pada intinya fokus terhadap edukasi dan pemberdayaan perempuan yang dapat diimplementasikan dalam program pemberdayaan kader PKK DKI Jakarta," katanya.

Menpora Roy Suryo mengatakan, kaum perempuan memang lebih berisiko terhadap osteoporosis, dibanding pria. "Perempuan dari satu berbanding tiga terkena osteoporosis, sedang kaum pria, satu berbanding 12," katanya.

Karena itu, lanjut dia, masyarakat Indonesia harus lebih banyak bergerak dalam segala hal, sehingga semua masalah dapat diatasi dengan baik. "Dengan banyak bergerak terlihat kemajuan bangsa ini misalnya para pemain bulu tangkis Yunior Indonesia masuk final di Thailand, dan Indonesia juga meraih juara. Taekwondo yang disembahkan oleh Tya Ariestya," tuturnya. (Ant/ed11)


Komentar

Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama:
Email:
Komentar:
×
Berita Lain