Syarat & ketentuan |Pedoman |Redaksi |Kontak Kami
Konversi Migas Kabupaten Agam
41.118 KK Terima Paket Konversi Tahap Pertama
Selasa, 05 November 2013 11:57 WIB

RANAHBERITA—Sebanyak 41.118 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Agam mendapatkan kompor dan tabung gas dari program konversi minyak tanah ke gas (migas) pada tahap pertama. Penyerahan paket konversi migas tersebut baru akan dilakukan pada pertengahan November mendatang.

“Mereka akan mendapatkan masing-masing satu paket kompor gas seperti kompor, tabung gas elpiji dengan berat tiga kilogram, selang dan lainnya,” kata Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Agam, Hendri G, Senin (4/11/2013).

Hendri mengatakan para kepala keluarga yang mendapatkan bantuan ini tersebar di tujuh dari 16 kecamatan se-Kabupaten Agam. ketujuh kecamatan yang memperoleh bantuanpaket konversi migas itu yakni, Kecamatan Baso sebanyak 7.617 KK, Kecamatan Canduang sebanyak 5.555 KK, Kecamatan Ampek Koto sebanyak 5.682 KK.

Lalu, Kecamatan Lubukbasung sebanyak 5.976 KK, Kecamatan Palembayan sebanyak 6.809 KK, Kecamatan Sungai Pua sebanyak 4.579 KK dan Tilatang Kamang dengan 4.899 KK.

Paket konversi migas untuk kabupaten Agam tersebut kata Hendri baru akan diserahkan setelah dilakukan verifikasi data penerima oleh PT Dalla Billa Sejati. Kemudian bantuan tersebut langsung didistribusikan oleh PT Prima Rona Ristema di masing-masing kecamatan dan langsung melakukan sosialisasi pengunaan kompor gas kepada masyarakat.

Kedua perusahaan itu merupakan kontraktor yang ditunjuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk melakukan pendataan dan pendistribusian program konvensi minyak tanah ke gas elpiji.

Sementara itu, Pemkab Agam hanya berperan sebagai pengawas kegiatan saja. “Kita juga membentuk tim monitoring yang berasal dari Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan, Satpol PP, Polres Agam, karena ini merupakan program pemerintah pusat, tugas kita hanya sebagai pengawas saja,” katanya.

Pada konversi tahap pertama, Kabupaten Agam mendapatkan jatah sebanyak 41.118 KK dan sisanya sebanyak 56.882 KK yang tersebar di sembilan kecamatan baru akan diserahkan pada tahap kedua pada 2014.

“Ini berdasarkan data kepala keluarga yang tidak memiliki kompor gas untuk memasak yang dilakukan pada 2012,” ujarnya. Dengan dilakukannya konversi migas, maka jatah minyak tanah untuk Kabupaten Agam sebanyak 1.395.000 liter tiap tahun akan berkurang. (Ant/ed4)


Berita Lain